Pagar Nusa Tampilkan Berbagai Atraksi, Malam Penutupan Pordam di Taman Keanekaragaman Hayati

MESUJI-Perguruan pencak silat Pagar Nusa Kabupaten Mesuji menampilkan berbagai atraksi, memeriahkan  dimalam penutupan   Pelopor Perdamaian (Pordam) di Taman Keanekaragaman Hayati, Selasa malam (01/12). 

Pagar Nusa merupakan salah satu organisasi badan otonom Nahdlatul Ulama (NU). Berbagai Atraksi yang diperagakan oleh putra dan putri NU memukau para penonton, atraksi sedikit ekstrim potong timun diatas punggung, ada juga jilat besi memerah panas dengan lidah  dan permainan sepak bola api.

Di informasikan, menurut Ketua Pagar Nusa  Kabupaten Mesuji , Muamar sekaligus pemimpin atraksi. Atraksi yang ditampilkan adalah permainan rakyat, permainan ini melibatkan kekuatan supranatural untuk menjalankannya, walaupun belum semua atraksi dapat ditampilkan sehubungan dengan waktu singkat tetap berterimakasih pada panitia yang sudah memberikan waktunya.

Atraksi yang ditampilkan yaitu, pertama, potong timun diatas punggung dengan posisi peserta tidur telungkup sebuah timun dipotong-potong, Kedua, jilat besi panas memerah, besi di panasi dengan kompor, kemudian peserta menjilati besi panas tersebut, dan terakhir permainan sepak bola api. 

Permainan sepak bola api merupakan permainan tradisional khas nusantara yang biasanya dimainkan pada malam hari. Permainan ini dilakukan oleh dua tim dengan menggunakan bola api. Bolanya dibuat dari bongkahan sabuk kelapa tua yang telah kering dengan terlebih dahulu airnya dibuang.

Keterangannya, tampilnya atraksi tersebut, ada ikut serta dua jurnalis (Wartawan) Kabupaten Mesuji untuk memeriahkan, saudara Udin Komarudin indonesiasatu.co.id bersama Edi Marzuki databicara.com.

Penonton yang merasa penasaran dengan permainan sepak bola api diperkenankan untuk mencobanya, dan ternyata mereka pun merasakan gilanya atraksi permainan tradisional khas nusantara tersebut yang terlihat antusias. 

Saat di wawancarai Kedua Jurnalis (Wartawan) tersebut, berterimakasih telah  ikut serta bersama Pagar Nusa yang di ketuai Muamar dan juga sebagai Kepala Desa Sido Mulyo, Kecamatan Tanjung Raya.

"Terimakasih Kami pada Pagar Nusa, Ketua Pagar Nusa Kabupaten Mesuji yang sudah memberi kesempatan bergabung, dan sharing selama ini, sehingga tahu arti makna hidup sesungguhnya, Pagar Nusa memang luar biasa, "ucap Udin Jurnalis Indonesiasatu.co.id

Selesai atraksi, semua pemuda dan putri NU, kembali ke Kantor NU di Desa Berabasan, Kecamatan Tanjung Raya, dengan iring-iringan berkendara roda dua, dan ngibarkan panji kebesarannya dengan tetap semangat.(Pur)

Lampung Mesuji
Udin Komarudin

Udin Komarudin

Previous Article

Malam Penutupan Pordam, Pagar Nusa Tampilkan...

Next Article

Kapitalis dan Imperialisme Monopolistik...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 50

Postingan Tahun ini: 1645

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 40

Postingan Tahun ini: 1713

Registered: Feb 19, 2021

Ishak

Ishak verified

Postingan Bulan ini: 29

Postingan Tahun ini: 34

Registered: Jul 31, 2021

Ernest Hendri

Ernest Hendri verified

Postingan Bulan ini: 26

Postingan Tahun ini: 2608

Registered: Jul 9, 2020

Profle

Zul Chilalek

Pedagang Ngotot Buka Pasar Sapi Sendiri di Sepandi, Pemdes Gayam 'Gak Mau Tau'
Kembangkan Potensi Desa, Balon Kades Manggalung  Burhan Siap Bangun Kerjasama
Rumah Tongkonan Warga Kena Longsor, Diduga Imbas Proyek PHJD 2021, Ini Komentar Pemuda Torut
Presiden Jokowi: PPKM Level IV Diperpanjang Hingga 9 Agustus 2021

Follow Us

Recommended Posts

Komitmen Pemkab Lambar Menjadikan Kabupaten Berbasis Literasi Telah Membuahkan Hasil
Direktur Utama PLN: Bauran Pembangkit EBT Capai 13 Persen
Pembangunan Infrastruktur Mantap, Bupati Parosil Wujudkan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera
Kepala BRIN: Integrasi Litbang Menyiapkan Ibu Kota Baru Akan Segera Dilakukan
Ombudsman  RI Lampung Tindak Lanjut Laporan Dugaan Maladministrasi oleh Kantah Bandar Lampung